Ferrari 488,

‘Kuda Jingkrak’ Penakluk Lintasan

Akhir pekan lalu Ferrari merilis mobil balap terbarunya, Ferrari 488 Challenge. Khusus untuk dipakai di lintasan, ini adalah racing car paling bertenaga yang pernah dibuat The Prancing Horse.

Sesuai namanya, Ferrari 488 Challenge diproduksi untuk turun dalam kompetisi Ferrari Challenge. Itu adalah ajang balap one-make racing series yang diperuntukkan bagi pemilik Ferrari. Mulai diperlombakan sejak 1993, ajang ini kini sudah memiliki empat seri resmi (Italia, Eropa, Amerika Utara, Asia Pasifik) dan beberapa seri balapan tak resmi yang tersebar di seluruh dunia.

Ferrari 488 Challenge akan menggantikan 458 Challenge Evoluzione, yang sudah dipakai sejak 2014. 488 Challenge adalah generasi keenam yang dikhususkan untuk ajang Ferrari Challange dan sekaligus yang paling bertenaga yang pernah dibuat untuk seri balapan ini.

Perbedaan terbesar antara 488 road car dengan 488 versi racing adalah pada sisi aerodinamis. Bumper depan dibentuk demi meningkatkan aliran udara yang melewati radiator, yang pada saat bersamaan juga berfungsi mengurangi drag. Splitter depan berfungsi menambah downforce, sementara pada tutup kap mesin terdapat tiga lubang angin untuk membantu mendinginkan radiator.

ferrari1

ferrari3

Demi menambah stabilitas pada kecepatan tinggi, Ferrari menambahkan sayap yang disertai airfoil. Sayap yang sama bisa kita temui pada Ferrari 488 GTE World Endurance Championship. Pada sisi mobil bagian belakang juga terdapat lekukan yang membuat aliran udara bisa digunakan untuk mendinginkan rem belakang sekaligus menambah downforce. Sedangkan lubang udara untuk mesin kini berada di bawah spoiler belakang, untuk memaksimalkan tekanan besar yang muncul di area itu sekaligus demi menambah downforce.

Ferrari tak main-main saat menyebut 488 Challenge ini sebagai mobil balap paling bertenaga yang pernah mereka produksi. Dapur pacu mobil ini dilengkapi dengan twin-turbocharged 3,9-liter dan mesin V-8 yang sama dengan yang dipasang pada 488 GTB. Tenaga maksimal yang bisa dihasilkan oleh mobil ini adalah 660 horsepower. Demi meningkatkan performa di atas lintasan, Ferrari 488 Challenge memiliki engine mapping yang berbeda.

Transmisi tujuh tingkat percepatan dengan dual clutch dalam mobil ini juga sudah dimodifikasi untuk tujuan balapan. Ini bisa dilihat, misalnya, pada rasio gigi yang lebih rendah dan teknologi baru dalam pergantian gigi. Pada akhirnya ini bisa membuat mobil melaju dari posisi dia ke kecepatan maksimal di gigi keempat hanya dalam empat detik saja.

Improvement lain yang dilakukan adalah mereduksi bobot powertrain, yang kini lebih ringan 19,5 kg. Sistem pembuangan juga lebih ramping dengan berat yang berkurang sampai 8 kg.

Untuk bisa membuat pengendara lebih punya kebebasan saat mengendarai 488 Challenge, Ferrari membuat fungsi kendali mobil ini (traksi dan pengereman) bekerja secara independen. Karena mobil ini dikhususkan untuk dipakai di atas lintasan, pemisahan dua fungsi tersebut diklaim bisa menghasilkan integrasi yang lebih baik antara harapan pengemudi dengan respons kendaraan, terlebih saat dihadapkan pada  beragam kondisi saat balapan. Alhasil akselerasi mobil saat keluar tikungan (ketika dites di Sirkuit Monza) meningkat sampai 11,6%.

[]Dino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *