Don’t Skip Sex, Here’s Why ………

Kebutuhan pria dewasa yang sehat lahir dan batin dan memutuskan untuk hidup berpasangan tak cuma pangan, sandang, dan papan. Ada kebutuhan lain yang harus rutin dipenuhi, sebab kalau tidak bakal menanggung sejumlah dampak fisik yang tak nyaman.

Tak cuma kebutuhan fisik semata, seks bagi pria dewasa adalah rekreasi. Tepatnya, rekreasi yang tak boleh ditinggalkan. Level kebutuhannya hampir sama dengan 3 kebutuhan dasar yang telah disebutkan tadi. Mengapa?

Satu jawabannya. Seks haram dilewatkan pria dewasa sehat, karena akan menimbulkan sejumlah dampak fisik dan psikologis. Inilah hal-hal yang bakal terjadi pada Anda jika melewatkan rekreasi yang satu ini:

1. Lebih rentan terhadap penyakit

Kurang seks ternyata bisa membuka peluang pada masuknya kuman ke dalam tubuh. Peneliti dari Wilkes-Barre University di Pennsylvania, AS, menyatakan, ketahanan tubuh mereka yang melakukan seks sekali atau dua kali seminggu 30 persen lebih baik daripada mereka yang jarang atau tidak pernah melakukan hubungan seks.

2. Menaikkan resiko kanker prostat

Menurut American Urological Association, resiko kemungkinan kanker prostat bagi pria yang rutin melakukan seks berkurang 20 persen. Alasannya? Ejakulasi mampu menghilangkan zat-zat berbahaya pada prostat.

3. Menurunkan risiko disfungsi ereksi

Pria yang tidak berhubungan seks dua kali lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi daripada mereka yang melakukannya sekali seminggu atau lebih. Menurut penelitian yang diterbitkan American Journal of Medicine, menyatakan, alat reproduksi pria adalah otot. Jika sering melakukan hubungan seks, maka sama dengan melakukan latihan fisik yang bisa membantu mempertahankan kekuatan.

4. Tak lagi memperhatikan penampilan

Sebagian pria yang tak pernah lagi melakukan kegiatan seksnya, takkan lagi mengingat bagaimana rasanya. Bahkan tak lagi tahu apa saja manfaatnya. Kesibukan akan membuatnya lupa pada kebutuhan ini, sehingga tak jarang, ia tak lagi memperhatikan penampilannya. Bagaimana wanita akan memperhatikannya?

5. Cemas berlebihan

Peneliti Skotlandia menyatakan, tanpa hubungan seks dalam jangka panjang bagi pria berpasangan akan menimbulkan dampak psikologis berupa rasa cemas yang berlebihan. Saat berhubungan seks, otak menghasilkan bahan-bahan kimia, seperti endorfin dan oksitosin, yang membantu Anda merasa lebih nyaman. Namun jika Anda melewatkan seks, berarti otak tak dapat menghasilkan hormon-hormon bahagia itu.

[]Nessy Febrinastri

Check Also

Sunat Dewasa : Beragam Manfaat Didapat

Berjalannya waktu, di Indonesia pun  selain untuk anak-anak,  melakukan sunat atau khitan  tidaklah ada batasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *