Kemenkes RI : ‘Stop Rokok !’

Rokok tak hanya menyebabkan penyakit paru, tapi juga penyakit-penyakit lain yang tak kalah berbahaya.

Pakar global kesehatan masyarakat Vital Strategies menyambut baik kampanye “Penyakit yang Diakibatkan Rokok”. Bertempat di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta, kampanye ini diluncurkan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes., untuk menyoroti sejumlah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh konsumsi tembakau, termasuk stroke, kanker tenggorokan, kanker paru, dan penyakit Buerger.

FOTO 2a
Kiri kanan: dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, M.M, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI – Dr. dr Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), Ketua Divisi Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan, RSUP Persahabatan – Dwi Martiningsih, Kepala Grup Litbang, BPJS

“Di Indonesia, kebanyakan orang menderita penyakit tidak menular, seperti kanker, penyakit paru dan penyakit jantung. Konsumsi tembakau dikaitkan dengan penyakit-penyakit ini serta sejumlah penyakit lain. Dengan menunjukkan berbahayanya yang diakibatkan oleh rokok, maka kami berharap kampanye ini dapat mengajak orang Indonesia memiliki lebih banyak informasi dan mendapatkan pilihan-pilihan yang lebih sehat,” kata Anung.

dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, M.M, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI, pun  menegaskan, bahwa kampanye yang menyuarakan ‘Stop Rokok’ harus lebih menggema ,  juga  tidak akan surut bahkan tidak akan berhenti.

DSCN0086“Melihat betapa buruk yang diakibatkan  dari rokok bagi kesehatan seseorang itu,  maka dalam hal ini, Kementerian Kesehatan RI   tidak akan berhenti menghimbau, mengajak, menyeruakan dan memberi edukasi kepada masyarakat untuk Stop Rokok,” tambah dr. Lily di acara peluncuran yang juga dihadiri oleh Dr. dr Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), Dwi Martiningsih, Kepala Grup Litbang, BPJS, Ketua Divisi Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan, RSUP Persahabatan, dan Enrico Aditjondro, Associate Director, Asia Tenggara, Vital Strategies.

Rencana dan pelaksanaan kampanye “Penyakit yang Diakibatkan Rokok”, akan berlangsung  selama empat minggu di enam (6) televisi Nasional. Kampanye ini juga dipromosikan melalui media social, dengan tagar #SuaraTanpaRokok di YouTube, Twitter, Facebook, Instagram dan www.suaratanparokok.co.id.

DSCN0084President and Chief Executive Officer, Vital Strategies, José Luis Castro, menimpali, “Kami mengucapkan selamat kepada pemerintah Indonesia atas kampanye pengendalian tembakau yang memiliki pesan kuat ini. Kami senang, dapat sekali lagi berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen penduduk Indonesia menyadari bahwa tembakau mengakibatkan kanker paru dan serangan jantung, namun hanya sedikit yang menyadari tembakau mengakibatkan penyakit-penyakit lainnya.”

Menurut The Tobacco Atlas, lebih dari 2.677.000 anak-anak dan 53.767.000 orang dewasa di Indonesia adalah perokok. Sebanyak 57,1 persen perokok adalah laki-laki dewasa; 3,6 persen perempuan dewasa; 41 persen anak laki-laki, dan 2,5 persen anak perempuan.

[]Nessy & Andriza Hmz

Check Also

Diet Sehat Bergandeng Hurom

Padahal, tidak seorang pun yang tidak mengatakan bila  hidup sehat adalah sebuah dambaan. Dan bernilai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *