4 Wanita Inspiratif, ‘Sahabat’ Wanita Urban

Bila JD.ID semakin fokus melayani konsumen wanita di Indonesia, tak lepas dari bahwa wanita  merupakan agen perubahan dan pengambil keputusan.  Lebih dari itu, wanita urban sebagai motor penggerak kualitas hidup lebih baik.

Dan tema menawan  bertajuk “Urban Sisterhood”, sebuah konsep berbagi dan bertukar informasi yang diluncurkan oleh JD.ID,  sebuah perusahaan e-dagang yang terafiliasi dengan JD.com, toko online terbesar di Asia, kiranya tak bisa dikesampingkan, 4 wanita ini bisa menjadi ‘sahabat’ :

Grace Juli

Head of Home Living       

Alumnus Universitas Tarumanagara, Jakarta,  jurusan Artistektur, ini bergabung dengan JD.ID sejak bulan Oktober 2016 sebagai Head of Home Living. Sebuah kategori yang saat ini dibentuk baru untuk mengakomodibanyak katalog dan tingginya kebutuhan konsumen dan pelanggan atas aneka produk unggulan kebutuhan rumah.

Atas kehadirannya, maka terbilang di tangan Grace, kategori Home Living tumbuh pesat. Hal ini nampaknya tak lepas dari perpaduan kuat  pengalamannya sebagai profesional dan minta pribadi di ranah produk perabotan rumah tangga.

Ibu dari dua anak laki-laki ini memang dipenuhi pengalaman. Tercatat, bekal pengalaman yang ia miliki, sebagai Head Buyer for Household di Metro Departemnt Store, selama 10 tahun. Ia juga sempat bergabung dengan Debenhams sebagai Head of Consignment All Divisions dan Senior Manager for Home Fashion di Aeon Retail.   

“Bersama JD.ID, saya berusaha menghadirkan beragam produk rumah tangga berkualitas terbaik dan bisa membuat rumah terlihat cantik.  Bisa saya bilang, ini kategori yang unik,” tutur penikmat musik jazz yang selalu menyiapkan waktu khusus untuk bepergian bersama keluarga.

Stephanie Susilo

Head of Fashion, Sports and Lifestyle

Merupakan Head of Fashion, Sports and Lifestyle di JD.ID semenjak bulan Februari 2017. Alumnus dari Universitu of British Columbia di Vancouver, Kanada, jurusan Psikologi ini telah menjalani beragam pekerjaan paruh waktu dari semenjak usia sekolah. Tujuannya tak lain, untuk mendapatkan  pengalaman pekerjaan.

Dan pengalaman yang berhubungan ritel, ia dapatkan dari Footlocker dan Club Monaco. Penyuka olahraga tenis, voli serta hiking, ini kemudian beroleh tawaran dari JCrew yang merupakan salah satu ritel fashion terkenal di dunia. Untuk kemudian ia memutuskan untuk kembali ke Tanah Air, dengan pertimbangan lebih banyak peluang yang bisa didapat di Asia.

Diawali  bekerja sebagai children’s buyer di Metro Department Store, berlanjut karier di Debenhams Indonesia sebagai Head of Debenham’s UK Brands untuk kategori Men’s, Ladie’s, Kid’s, Home dan Footwear and Accessories.

Kini, bergabung dengan JD.ID, Stephanie percaya dengan misi yang dibawa oleh JD.ID, yakni make joy happen, membuat  hidup masyarakat lebih mudah. “Karena, kami  menyediakan produk berkualitas terbaik dengan harga kompetitif serta pelayanan terdepan dan dapat dipercaya. Kesemua ini merupakan unsur-unsur yang selalu kami pertahankan di JD.ID,” tutur Stephanie yang mengisi waktu luangnya bersama keluarga dan sahabat, serta travelling.

Eunike Adelia

Manager of Partnership

Wanita yang akrab disapa dengan nama Nike, ini memulai karier di dunia e-commerce pada tahun 2013, selepas  pendidikan di London School of Public Relations, Jakarta, jurusan Public Relations. Maka dirinya menjadi sangat familiar dengan dunia digital.

Kariernya dimulai dari sebagai Business Development and Partnership di Gogobli.com. Di tempat ini Nike mulai membangun jejaring bisnisnya terutama di bidang private sectors.

Dua tahun berselang, Nike berkesempatan menimba pengalaman dari bekerja di MatahariMall.com sebagai Partnership Manager.

Dan berbekal pengalaman di bidang partnership inilah Nike lantas menerima ‘pinangan’ JD.ID untuk bergabung sebagai Manager of Partnership. Di sini, pemilik hobi berburu dan mengeksploasi aneka kuliner unik Indonesia, bertanggung-jawab membuat program kerjasama sekaligus ikut membantu timnya mengembangkan divisi bentukan baru di bidang penjualan Virtual Voucehrs.

Sepanjang bekerja di JD.ID, Nike mengungkap kalau dirinya  belajar banyak hal. “Ya, bukan hanya di bidang partnership, tapi saya juga belajar  bagaimana caranya untuk selalu memberikan service excellent kepada customer dan selalu menyediakan semua produk yang diinginkan. Dan juga menyediakan voucher discount untuk pembelian makanan, salon, taman bermain, tiket bioskop, hingga tiket pesawat.”    

Justine Amelia

Merchandiser of Mother, Baby and Toys

Wanita  yang menghabiskan waktu senggangnya dengan berolahraga : zumba, bulu tangkis dan yoga, bergabung dengan JD.ID, tepatnya pada tahun 2016. Sebagai tim pionir pertama dalam pembentukan kategori Ibu, Bayi dan Mainan.

Ia memang berbekal cukup. Mulai  dari pendidikan dan pengalaman  bekerja. Selepas lulus dari International College of Ninghbo University di China jurusan Business Administration, ia mengawali karier di Negeri Tirai Bambu. Berawal kerja di perusahaan ekspor impor produk bayi dan anak. Selang 1.5 tahun di sana, Justine memutuskan kembali ke Indonesia, untuk selanjutnya terjun ke dunia bisnis ritel. 

Dimulai pada tahun 2015 di Kanmo Retail Group sebagai Retail Mercahndiser untuk Mothercare, untuk kemudian bergabung di JD.ID.

Bagi Justine sendiri berkecimpung di dunia e-commerce, dirasa memiliki tantangan dan kesenangan tersendiri, “Pada dasarnya, saya memang suka berdagang. Dan di JD.ID, yang lebih menyenangkan lagi, saya jadi  memiliki ruang yang sangat luas untuk menebar produk-produk tersebut dengan platform e-commerce di JD.ID,” katanya.

Justine memerinci tantangan yang dihadapi, seperti pace yang lebih  cepat, fleksibilitas yang lebih tinggi dan beberapa lainnya.

“Namun, tantangn itu semua tidak menjadi penghambat dalam usaha saya dan tim untuk terus memberikan pelayanan yang terbauik bagi seluruh masyaraklat Indonesia Tentu, sudah menjadi keppurusan tersendiri ketika barang yang kami sediakan disambut baik oleh pasar. JD.ID is not just a company that deliver packages but also joy. JD.ID is  here to make joy happen,” kata Justine.

[]Andriza Hamzah

Foto : WatRoeslan

Check Also

Renzi & Dimas, Berkarya Dengan Hati

Dunia pernak pernik, — terutama yang dihasilkan para vendor pernikahan — untuk bisa lekat dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *