Kemeriahan konser “Sound of Tri” Inspirasai, Kolaborasi dan Energi Positif yang tersalurkan lewat musik.

Sinar 4 Musisi Muda

Kolaborasi Stars n Rabbit beserta dengan Bottlesmoker yang disambut sangat meriah pengunjung konser “Sound of Tri”

4 grup band terbaik yang dipilih  di ajang “Road to Sound of Tri” yang diselenggarakan di 13 kota di Indonesia, tentu diharapkan dapat turut menyemarakkan dan memberi warna tersendiri bagi musik Tanah Air melalui  karya-karyanya. Adalah :

SUMBER KENCONO

Merupakan band  dari kota Malang, yang  terbentuk pada 16 November 2013, terdiri dari empat anak muda berbakat : Sokran (gitar), Brian (vokal),  Hamzah (perkusi), Kacong (bass).

Grup band yang mengusung warna  musik   Pop,  RnB,  Jazz, Funk dan  Ethnic, telah mengeluarkan 2 album : “Keluarga Bahagia” (2015) dan album “Gayatri”  (2016). Sumber Kencono  tampil di panggung Sound of Tri di kota Malang dengan membawakan lagu ciptaan mereka yaitu “Rasa Cinta”.

GARAMERICA

Grup band yang terdiri dari Dery Fauzan (Gitar, vokal) dan Putri Ain (vokal), terbentuk pada tanggal 12 November 2014 di Bandung. Garamerica sendiri dimaknai sebagai pasangan yang akan terus melengkapi rasa melalui musik dan lirik yang sederhana sekaligus  menghanyutkan. Garam dan merica yang pemakaiannya harus proporsional tidak boleh berlebih salah satunya, adalah hal yang sederhana namun perlu, seperti selayaknya garam dan merica.

Garamerica  tampil di panggung Sound of Tri di kota Malang dan membawakan lagu ciptaan mereka yaitu “Romansa Asia Afrika”.

PABERIK BAMBOE

Terbentuk pada 10 Oktober 2012, disalah satu kampus Seni kota Bandung, Jawa Barat, Paberik Bamboe beranggotakan kawula muda dengan basic musik :  Yohanes Mario (vokal), Aneu (vokal), Satria (angklung Takol), Ramdhan Mustofani (Gambang), Rd. Bangun Nurraga (Gambang 2), Robby Purnama (Gambang 3), Galih Prayoga (alat tiup), Aryanto Bellania (Kendang), Ghanil Fuady (Sequencer), Aulia Syahputra (Gitar), Fauzan Kamal (Bass), dan Nandri Ahmad Fauzi (Drum).

Paberik Bamboe mengusung Etnik Eksperimental dengan memadukan instrumen bambu dan musik barat dalam ragam gaya Nusantara. Mereka  tampil dalam panggung Sound of Tri di kota Jakarta dan membawakan lagu ciptaan mereka yaitu “Kumbang Blonde”.

MANJAKANI

Berawal dari pertemuan Taufan dan Nabilla di sebuah institusi pendidikan yang sama. Ketertarikan sepasang kekasih ini kepada musik melahirkan kreativitas yang unik.

Taufan dan Nabilla lantas  serius menjalani  proyek musik, yang berujung membentuk  MANJAKANI sebagai duo yang berasal dari Kota Pontianak. Juni 2015, MANJAKANI pun mulai memberanikan diri membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri ketika tampil sebagai pembuka dalam acara peluncuran mini album salah satu band indie Pontianak. G ayung bersambut, lagu-lagu MANJAKANI ternyata cukup bisa diterima pecinta musik.

MANJAKANI pun merilis lagu pertama yang mereka ciptakan berjudul “ASMARAWEDA”, yang kemudian dibawakan dalam konser Sound of Tri di kota Jakarta.

[]Andriza Hamzah

 

 

Check Also

Anggun Diikuti ‘Ratu’ Blogger Amerika

Seiring meraih Juara World Music Award, Goodwill Ambassador United Nations, dan terpilih sebagai juri Asia’s …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *