Utama & 2 : Dokter spesialis Urolog, Firtantyo Adi Syahputra, SpU

Inkontinensia Urine, Bukan Monopoli ‘Lansia’

Usia senior, sebutan untuk orang lansia’ (lanjut usia),  lekat dengan kondisi jompo, cenderung sangat tua.  Kenyataannya, tak sedikit dari para senior  masih berkesempatan bahkan serius bekerja atau berkarya.             Tentu ada kuncinya.

Memang tak dapat dimungkiri  kemampuan fisik dan pikiran seseorang pada usia senior akan menurun. Maka untuk membangkitkan dan mendukung semangat para senior,  agar juga tetap sehat jasmani, sehingga  dapat maksimal berkegiatan atau berkarya,    Confidence, produk popok deawasa, menghadirkan acara kampanye edukasi bertajuk “Untuk Orang Tua Berikanlah yang Terbaik”.

Demikian dijelaskan oleh Nirma Sofiawati, Head of Marketing Adult Care PT Softex Indonesia di tengah acara Confidence Meraih Penghargaan Rekor MURI, pada 20 Desember 2017 lalu, bertempat di .

Nirma Sofiawati melanjutkan keterangannya, melalui kemasan acara talkshow berupa  edukasi kesehatan  yang mengusung topik seputar hidup sehat usia senior, diharapkan para senior dapat memanfaatkan usianya untuk melalukan berbagai aktivitas positif yang belum sempat dilakukan di usia produktif.

Namun di tengah itu, yang tak bisa dikesampingkan, menurunnya kondisi fisik pada para senior  dibarengi   inkontinensia urin sebutan untuk gangguan  buang air kecil. Hal itu seringkali menyebabkan hilangnya rasa percaya diri, sehingga membuat para senior tidak nyaman beraktivitas.

Mengenani Inkontinensia  Urine, yang dipaparkan oleh Dokter spesialis Urolog, Firtantyo Adi Syahputra, SpU, adalah salah satu gangguan dalam sistem urin, yaitu kesulitan dalam menahan buang air kecil. Gangguan urin ini disebabkan oleh melemahnya otot-otot kandung kemih.

Inkontinensia Urine, tambahnya, bisa terjadi pada pria  dan wanita dengan rentang umur anak-anak hingga dewasa. Namun, bila cenderung  sering menghinggapi kaum wanita, karena  wanita  lebih banyak memiliki penyebab terjadinya Inkontinesia Urine.

“Semisalnya jumlah anak lahir, cara melahirkan maupun perubahan hormon,”  kata dr. Firtantyo.

Sementara pada kaum pria biasanya disebabkan oleh pembesaran prostat, merokok dan cedera saluran kemih.  Begitupun, secara umum adalah  faktor umur penyebab timbulnya  gangguan Inkotinensia Urine  timbul.  Juga, variasi gangguan untuk setiap orang juga berbeda.

Mengobati gangguan ini, kata dr. Firtantyo,  disesuaikan dengan tingkat keparahan. “Penanganan bisa berupa tindakan bedah dan non bedah,” katanya.

Lanjut dr. Firtantyo,   Inkontinensia Urine sebenarnyalah  bisa dihindari, dengan cara menjaga berat badan, mengonsumsi makanan berserat, mengurangi konsumsi minuman yang dapat membuat iritasi kandung kemih,  dan melakukan senam  untuk menguatkan otot kemih.

Menambahkan keterangan mengenai solusi tepat untuk mengatasi problem Inkontinensi Urine, Nirma Sofiawati mengatakan  dengan menggunakan popok dewasa, sehingga kualitas hidup tidak akan menurun.

Namun pemilihan popok dewasa ini perlu diperhatikan dengan benar. Pilihlah popok dewasa yang telah teruji secara klinis aman untuk digunakan, karena apabila salah memilih popok dewasa akan mengakibatkan iritasi di kulit.

[]Andriza Hamzah

Foto : Bella

Box Health :

Adapun penyebabnya, melemahnya otot-otot kandung kemih.

            Dirincikan, tipe-tpe inkontinensia urin adalah :

  1. Overflow, yaitu urin dalam kandungan kemih yang sudah terlalu penuh. Gejalanya tidak puas setelah berkemih karena urin sedikit keluar dan pancarannya lemah
  2. Strees. Saat batuk, tertawa, atau bersin, urin akan keluar karena terjadinya peningkatan tekanan dalam perut
  3. Urge, ditanduai dengan ketidak-mampuan menunda berkemih setelah sensasi berkemih muncul, karena oto kandung

Gejala yang menyertai inkontinensia  urin  dapat dikenali :

  • Urgensi : Terburu-buru berkemih
  • Frekuensi : Sering berkemih minimal 8 kali sehari
  • Nokturia : Berkemih  pada malam hari lebih dari 1 kali
  • Straining : Mengedan
  • Intermitensi : Menetes atau terputus-putus
  • Hesitensi : Menunggu lama saat berkemih
  • Inkontinensia : Mengompol

Check Also

TBC Vlog : Kampanye Penanggulangan TBC

Cukup memprihatinkan, di Indonesia, merupakan salah satu negara dengan beban penyumbang penderita TB terbesar di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *