(kedua dari kiri) dr. Lanny Juniarti, Dipl. AAAM, Presiden Direktur Mircale Group – Mega Reghina, Marketeer Model Brand Ambassador 2017 - Jacky Mussry, Deputy CEO Markplus.Inc

Impian Setelah Tren V-shape

Melihat ke belakang, pada 2 tahun lalu, seiring tren foto selfie, dapat dibilang demand  pada industri estetika yang diminati adalah bentuk wajah V-shape.

dr. Lanny Juniarti, Dipl. AAAM, Founder dan President Director Miracle Aesthetic Clinic,

Dan kini. Seiring perkembangan teknologi dari berbagai platform media sosial, sejumlah besar orang yang lekat dengan estetika kecantikan, keinginannya lebih dari sekadar  V-shape.

Lebih-lebih, media sosial saat ini tidak hanya sebatas foto. Tapi, fitur live video, seperti Instgram Live telah menjadi tren, karena digandrungi dan digunakanoleh banyak orang.

            Tidak terlepas,  melalui live video tersebut, mereka bisa berbagi momen-momen unik mereka kepada orang-orang di sekitarnya. Sekaligus menunjukkan eksistensi diri.

            Begitupun, dan cukup disayangkan, live video tidak bisa meng-edit wajah hingga jadi terlihat lebih menawan, karena ketidak-tersediaan opsi editing. Beda halnya dengan foto selfie yang dilakukan melalui smartphone yang menyediakan berbagai macam aplikasi.

            Demikian uraian dr. Lanny Juniarti, Dipl. AAAM, Founder dan President Director Miracle Aesthetic Clinic,  mengenai kian meningkatnya jumlah  orang yang keinginannya lebih dari sekadar  Vshape.

            Dokter Lanny Juniarti melanjutkan keterangannya,”Jadi kini yang diinginkan oleh masyarakat, lebih bagiaman agar tampilan dan kontur wajah seseorang menjadi lebih ideal secara keseluruhan. Hal itu yang mendasari terjadinya tren Reshape, Relift dan Countoring, memasuki tahun 2018 ini”.

            Diurai, Reshape adalah prosedur membentuk kembali struktur wajah sehingga menjadi lebih ideal, terutama wajah bagian bawah agar  terlihat lebih V-shape. Sedangkan Relift, adalah mengencangkan atau mengangkat kembali kulit kendur  terutama di wajah bagian bawah yang tampilan garis rahangnya tidak sempurna.

            Untuk tren Countoring, merupakan langkah pembentukan wajah untuk mengembalikan bentuk ideal dan proporsional antara setiap segmen agar terlihat sempurna secara 3 dimensi.

            Adalah Miracle Aesthetic Clinic sebagai leading brand dalam industri kecantikan Indonesia  yang tak henti menyajikan perawatan unggulan. Yang di tahun 2018 ini  menyajikan treatment   Reshape, Relift dan Countoring.

            “Guna memenuhi demand  masyarakat dalam bidang estetik, Miracle Aesthetic Clinic selalu berkomitmen untuk  memberikan pelayanan  terbaik khas Miracle. Terlebih,   kesadaran akan   kesehatan kulit  dan keinginan untuk  memiliki  kontur wajah  ideal yang dapat meningkatkan  selfesteem dan social  acceptance di masyarakat, membuat orang-orang dalam berbagai generasi — termasuk generasi milenial — melakukan prosedur  perawatan kecantikan,” ujar dr. Lanny Juniarti.

 

[]Andriza Hamzah

Foto : Aha

Check Also

Aesthetic Outlook 2018 : Primadona Industri Estetika

Sangat jelas dan nyata. Industri estetika di Indonesia,  kian waktu berkembang begitu pesatnya, dan pastinya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *