FJB 2018 : Pesta & Pelestarian Kuliner Tradisional

Penyelenggarakan acara Festival Jajanan Bango 2018 yang  berlangsung di Jakarta pada 14 – 15 Apri; 2018 dan Makassar pada 5 – 6 Mei 2018, beroleh dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI).

Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. – Menteri Pariwisata Republik Indonesia

Penyelenggaraan FJB,  terlihat memang sangat  mendapat sambutan antusias dari para pencinta kuliner di Tanah Air.  Maka event  ini  menjadi media yang efektif untuk mempromosikan kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata kuliner.

Menjadi catatan,  kuliner tradisional  saat ini mempunyai porsi terbesar dalam fortopolio bisnis pariwisata Indonesia; budaya (culture) 60%, alam (nature) 35%, dan buatan manusia (man made) 5%.

Disampaikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya, bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata kuliner yang unggul di tingkat global. 

Hernie Raharja, Foods Director PT Unilever Indonesia, Tbk

“Maka untuk mengembangkan wisata ini, Kemenpar telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus pada tahun ini dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus  tahun 2019 mendatang,” kata Menpar Arief Yahya didampingi Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk. Hernie Raharja dalam jumpa pers terkait event FJB 2018 di Balairung Soesilo Soerdaman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Menpar Arief Yahya menjelaskan, sebagai upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman pada tahun ini Kemenpar bersama pelaku (industri) pariwisata telah meluncurkan program ViWI (Visit Wonderful Indonesia) yang terdiri dari; Hot Deals: More for Less, merupakan paket  bundling tiket Internasional dengan transportasi domestik; 100 Calencer of Event  (CoE) Wonderful Indonesia  yang digelar dalam satu tahun penuh di seluruh Tanah Air; dan  Digital Destination  merupakan produk berbasis pengalaman yang dibuat untuk melayani pasar yang aktif di media sosial.

Sementara  Hernie Raharja menyampaikan,  penyelenggaraan FJB merupakan salah satu wujud misi sosial dari merk Bango yang diproduksi oleh PT Unilever Indonesia Tbk. untuk melestarikan kuliner Nusantara.

Katanya “Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005 silam, melalui acara ini Bango ingin mengajak sebanyak mungkin pecinta kuliner mengenal dan mencintai kekayaan dan pesona kuliner Indonesia  yang otentik.”

Penyelenggaraan FJB tahun ini, menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Bango ke-90. “Di Festival Jajanan Bango 2018, para pengunjung akan dimanjakan dengan puluhan hidangan khas Indonesia yang disajikan oleh sederetan penjaja kuliner terkenal yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara.Tak hanya itu, di acara ini dihadirkan lima wirausaha kuliner yang telah terpilih dari lebih kurang 7.000 peserta kompetisi ‘Bango Penerus Warisan Kuliner’ yang digelar atas kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada Februari hingga Maret lalu,” kata Hernie.

 

[]Andriza Hamzah

Bahan tulisan & Foto Alchemy PR                       

 

Check Also

Kehangatan Idul Adha Bersama Bango

Berbagi berkah dan kebersamaan kembali disampaikan oleh Bango, kecap produksi PT Unilever Indonesia, Tbk.  Kegiatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *