“Jais Darga Namaku” : Wanita Art Dealer Internasional

 

12 April 2018 @Pondok Indah Golf Course, Jakarta

Adalah yayasan nirlaba di bidang budaya, Titimangsa Foundation, yang diprakarsai dan dibentuk oleh aktris  Happy Salma, sejak Oktober 2006, konsisten bahkan tak henti menghadirkan pertunjukkan seni ke  tengah pecinta seni karya anak bangsa. Baik di kancah Nasional maupun Internasional.

Pada minggu kedua bulan April 2018, ajang  spesial kembali diketengahkan oleh Titimangsa Foundation.  

Meluncurkan buku otobiografi  seorang wanita asal Jawa Barat berusia 60 tahun, yang menjalani dan memilih profesi sebagai art dealer Internadional di Paris. Yang kemudian memutuskan menjalani kehidupan di pulau Bali, hingga kini.

Buku berjudul “Jais Darga Namaku” setebal 525 halaman , karya penulis  Ahda Imran yang diterbitkan oleh KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), mengungkap kisah  seluruh perjlanan hidup seorang Jais Darga dari sejak lahir, perjalanan masa remaja di era tahun 1070, hingga akhirnya merasakan manis kesuksesan sebagai seorang art dealer wanita pertama Indonesia, dan berkelas Internasional.

Lebih dekat, kehadiran buku Otobiografi ‘Jais Darga Namaku ini disajikan dengan teknik prosa yang tak hanya terinspirasi kisah ‘manis’ Jais Darga saja, tetapi mengisahkan pergulatan hidup seorang wanita, seorang anak, seorang istri dan ibu. Yang kiranya menyimpan kisah  dera sepi, kegelisahannya, kesakitan, penghianatan dan penghinaan.  Maka kisah yang diangkat tidak sebatas dalam dunia bisnis belaka tetapi juga terhadap kuasa pria.

Jais Darga mengatakan, “Saya bahagia  dan ada rasa lega  setelah selesai menuangkan kisah  ke dalam buku yang ditulis oleh seorang teman baik, Ahda Imran. Saya harap dapat menjadi inspirasi bagi para pembaca akan kehidupan saya sebagai art dealer.

Jais Darga menambahkan,”Hanya saja, saya belum mampu membaca buku otobiofragi saya ini karena saya belum siap.”

Ahda Imran, penulis buku otobiografi “Jais Darga Namaku”, pun berbagi cerita,“Awalnya saya hanya mengetahui Jais Darga itu art dealer internasional.  Akhirnya saya bertemu dan berkenalan dengan Jais Darga di tahun 2013.Sejak itu saya diajak masuk ke dalam dunianya, dunia seorang yang mempunyai ambisi keras hingga sukses dan menjadi tokoh inspiratif. Menariknya, Jais tak pernah memasuki wilayah kebebasan saya sebagai penulis,” ujar Ahda Imran,

Ahda Imran melengkapi kisahnya,”Sepanjang 3 tahun saya menulis buku ini, dan terhitung lama karena banyak hal-hal teknis dan jarak tempat tinggal saya dan Ibu Jais Darga yang berjauhan”.

Secara kemasan event, Titimangsa Foundation mencoba membuat acara peluncuran buku dan perayaan ulang tahun ini sebagai acara reriungan atau kumpul-kumpul bersama para sahabat yang menjadi saksi mata dari perjalanan hidup seorang Jais Darga yang telah banyak memberi inspirasi pada khalayak akan kesuksesan sebagai art dealer.

Seperti dikemukakan oleh Happy Salma, penggawang Titimangsa Foundation, “Gembira rasanya dapat mendukung kehadiran buku otobiografi Jais Darga seorang art dealer yang sudah malang melintang dalam industri seni Tanah Air hingga Internasional. Jais Darga, sosok wanita yang memiliki keberanian luar biasa. Harapan saya, semoga buku “Jais Darga Namaku” memberi manfaat besar bagi yang membacanya,” tutur Happy Salma.

[]Andriza Hamzah

Foto : ePR

Check Also

Tabur Bintang Di “Bunga Penutup Abad”

18 April 2018 @Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia – Jakarta Diperuntukkan bagi penikmat seni, pameran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *