Tabur Bintang Di “Bunga Penutup Abad”

18 April 2018 @Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia – Jakarta

Reza Rahardia, aktor

Diperuntukkan bagi penikmat seni, pameran “Namaku Pram : Catatan Dan Arsip”  yang diinisiasi oleh Titimangsa Foundation, bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue, dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation,   menampilkan sosok Pramoedya Ananta Toer  bukan hanya sebagai penulis, tetapi lebih sebagai manusia dalam kesehariannya dan dokumentator Indonesia.

Maka di sana,  banyak terdapat catatan dan arsip Pram.

Happy Salma – Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation

“Semoga pameran ini dapat memperlihatkan sisi lain seorang  Pramoedya Ananta Toer dalam kesehariannya. Dan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai  sastra Indonesia, serta menjadikan sastra sebagai bagian gaya hidup sehari-hari,” ujar Renitasari Ardian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Bila pameran ini tercetus, tidaklah terlepas dari kesuksesan  penyelenggaraan pementasan “Bunga Penutup Abad” di tahun 2016 dan 2017 silam.

Naskah pementasan yang diprakarsai oleh Titimangsa Foundation dan didukung Bakti Budaya Djarum Foundation ini, yang disutradarai oleh Wawan Sofwan, merupakan adaptasi dari novel “Bumi Manusia” dan “Anak Semua Bangsa” karya Pramoedya Ananta Toer.

Happy Salma, seorang aktris yang juga menjadi Penggawang Titimangsa Foundation mengungkapkan, “Saat saya sedang berproses dalam pementasan “Bunga Penutup Abad” pada 2 tahun yang lalu, saya mempunyai nazar, bahwa apabila pementasan ini menuai kesuksesan, saya ingin sekali membuat sebuah pameran yang berfokus pada Pram. Pameran ini merupakan salah satu bentuk rasa terima kasih saya untuk Pram yang secara tidak langsung menjadi guru hidup saya. Saya ingin lebih banyak lagi orang yang tahu tentang Pram dan membaca karya-karyanya. Bahwa karya sastra mampu menggerakkan hati banyak orang dan membangun karakter seseorang dan pada akhirnya karakter bangsa adalah benar, dan Titimangsa Foundation berupaya untuk selalu konsisten dalam mengapresiasi karya sastra Indonesia.”

Sabia Arifin, pemeran cilik

Dan, di tengah pameran “Namaku Pram ; Catatan Dan Arsip”, juga ditayangkan  behind the scene pementasan “Bunga Penutup Abad”, yang dibintangi Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh,  Reza Rahadian berperan sebagai Minke, Chelsea Islan (Annelies),  juga terdapat Lukman Sardi, dan pemeran cilik berusia 8 tahun, Sabia Arifin.

“Aku senang bisa main di pementasan “Bunga Penutup Abad”. Dari situlah kursus bahasa Perancis karena di pementasan itu aku ada dialog bahasa Perancis,” kata Sabia, sembari tersenyum.

Tidak kalah menawan tentunya apa yang dirasa oleh para pemain lainnya.

[]Andriza Hamzah

Foto : ePR

Check Also

“Jais Darga Namaku” : Wanita Art Dealer Internasional

  12 April 2018 @Pondok Indah Golf Course, Jakarta Adalah yayasan nirlaba di bidang budaya, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *